Archive Page 2

06
Dec
07

Sorry and Support Wishes 2008

At last, back to working life. It’s hard for me to decline this job offer.

Oracle Business Consultant.

This title is one of my ‘career-wish-list’. There’s no way I turn down this offering. Now my major challenge is time management. Still have to catch up with my master college materials. Therefore, I need so many support from others..

Rinna, I know you will support me whatever it takes, even though I might use some of our Saturday-night-time to work on college assignments

Mates, I know I will be much more anti-socialist, ‘cos I have my job and college in the priority. But your support on me would be highly valuable.

HIMTI-band, I must say sorry in advance.. It’s gonna be really hard for me to slot a free time for jamming and palying with you guys.. But ppppplllease, I wont accept any replacement for my position.. I promise whenever I have the time, I’ll be joining you guys for sure

And Finally,

Emak.. Babe.. Doakan anakmu yang paling lucu ini ya.. Doa emak-babe pasti akan sangat membantu.

Okay multitasking life, here I come for ya.

05
Dec
07

Kangen Band – Where Music is All ’bout Business

Kangen Band Gaul ABissss

Band yang satu ini memang sensasional. Lagu dan musiknya yang kontroversial, tampang dan gayanya yang mengundang komentar-komentar jahat dari mereka yang mengaku ‘melek’ musik, sudah jadi konsumsi Kangen Band berbulan-bulan di awal perjalanan mereka mencari rejeki di industri musik tanah air

Tapi bagi awak pribadi, Kangen Band bukan fenemona musik. Awak melihat dari sudut pandang bahwa Kangen Band adalah Business Tools yang potensial. Ayo kita pikir dari balik layar. Perusahaan Label adalah PERUSAHAAN, yang tujuannya nyari Profit. Logically, there’s no business in this world that dont wanna gain profit, or fall into bankruptcy, agree..?

Awak yakin semua setuju dengan teori di atas. Nah, berangkat dari teori ini, sudah jelas kan, kenapa ada label yang ‘bersedia’ menampung Kangen Band..? Jawabannya sangat jelas, perusahaan label melihat Profit Potential dari Kangen Band. Mereka berpotensi mendatangkan revenue mulai dari album, NSP, sampe event

Bagi kalian yang mencerca Kangen Band karena lagunya, penampilannya, atau apapun itu, c’mon people, dont be such naive. Keputusan label-label ini mengadopsi band-band semacam Kangen Band ini pun juga pasti karena keputusan bisnis, BUKAN keputusan intuisi musik.

Music is just another form of business tools. Coba kita tela’ah lebih jauh lagi. Ayo kita bahas Indonesian Idol 1. Juaranya si mas ganteng itu kan. Ayo pikir, kenapa si mas ini bisa juara Indonesian Idol..? Gampang aja jawabannya. Peminat si mas ini lebih banyak. Si mas ganteng ini berpotensi lebih banyak mendatangkan duit dibanding kandidat-kandidat lainnya.

See…? Ini keputusan bisnis kan, bukan karena si mas ganteng punya vokal yang oke. I’m really sorry to say, but this guy only have what it takes as a Sinetron player, instead of having talent and necesary skill as a Vocalist.

Perusahaan Label yang menggaet Kangen Band menurut awak sangat business intuitive. Mereka melihat musik Kangen Band mempunyai available market yang besar, and there’s where the money is.

I’m hoping this post would at least satisfy all of you Kangen Band haters.

04
Dec
07

Pengaruh Kenaikan Bensin Terhadap Uang Jajan

Akhirnya bensin dipastikan naik. KOMPAS hari ini menulis daftar kenaikan bensin adalah sbb:

  1. Premium Oktan 88 untuk kendaraan roda dua, angkutan umum, dan kendaraan dinas TIDAK NAIK. Harga tetap di Rp 4500. Oh jadi pemerintah gitu yah… Kendaraan dinas ngga kena dampak kenaikan bensin.. Yah ini sih lagu lama lah. Ya ga om-om pejabat..?
  2. Premium Oktan 90 untuk kendaraan pribadi roda 4 DIPASTIKAN NAIK. Harga tentatif diperkirakan Rp 6500 / l
  3. Pertamax naik jadi Rp 7500, kenaikan efektif sekitar minggu lalu. Yah bagi sodara-sodara yang mampu beli Lexus ato Mercedes ya mbo’ sekiranya mampu juga beli Pertamax

Berikut ini tips-tips dari saya untuk Anda-anda yang duitnya jajannya tersamber kenaikan harga bensin (termasuk saya sendiri sih)

  1. Bagi yang pacaran, saatnya bernegosiasi dengan si do’i untuk patungan bensin. Kalo kmaren jalan-jalan naik mobil kita masih mampu bayar sendiri, sekarang saatnya meruntuhkan idealisme dan beralih ke sudut realistis. Bayangin, 65.000 perak kita cuma dapet 10 liter…!!
  2. Beralih ke roda dua, tapi ini cuma sejauh kalo do’i mau kompromi. Kalo yang single, then you’re a happy man cos fuel price stays down for you
  3. Puasa makan makanan favorit di mall kayak Burger King, Sushi Tei, Starbucks, dll. Inget, kalo bensin naik, harga barang pasti ikutan naik. Terus motivasi diri sendiri dan pacar kalo makanan kaki lima biasanya rasanya bintang lima.
  4. Kalo sampe tiket bioskop ikutan naik, ya saatnya cari DVD bajakan.

Intinya, gaya hidup tahun 2007 ini harus dirubah sedikit seiring dengan kenaikan harga bensin. Tahun 2008 pasti jadi berat untuk mereka yang tidak mengantisipasi kenaikan bensin. Lagipula ada solusi lain seperti pindah status sebagai biker sepeda motor ato busway.

03
Dec
07

“Hypercompetitive”

Since after Philip Kotler welcoming the business competition in Hypercompetitive era, as soon as that I felt that “hyper” buzzwords turn as reality.

It’s been a tough decision for me to resigned from my former employer to finally decides taking my Master Degree. In my one-and-half working experience, I kinda feel that this “hypercompetitive” thing has become real overtime..

Working as an analyst and consultant has largely affect my way of thinking, that we are livin’ in really competitive era.. I’m talking about working in saturday, public holiday, or any day that in any evening when you’re about to goin’ home from office, but your boss eventually stops you and said “hey, this is your new job. Can you please finish this by tommorow morning..?”

In other words, I talk to myself “Hey, are you asking me not to sleep this night..?”

But that’s only a story from the past. Now, once again, I attached to this “hypercompetitive” environment. After attending my Master Degree class for several months, I grouped with a very competitive people. But what differ is that this time, I had so much enjoyment during my study. It’s much more fun, of course. These smart people are also a full-time entertainer.

Alhamdulillah, what reliefs is that I’m able to coupe well with this competitive (I mean Hypercompetitive) environment. It seems that this is the time to brush up my mind..

Waste no time, and putting less effort on less-important things. This is it, now or never. Now, or everyone outside will left us behind, due our lack of competitiveness.

It seems I’m way damn too serious, eh..? Hmmm not really.. Wise time management is what differ me (hopefully) with those workaholic.

13
Jul
07

Adios, Speedy..!

Setelah berbulan-bulan mencoba jadi manusia sabar berpikiran positif – “Telkom ngga gitu kok, customer service-nya membantu koq, bla…bla…bla..” – akhirnya putus juga urat saraf sabar. Setelah customer service Telkom kurang (ini bahasa terhalus) membantu, akhirnya memutuskan untuk berhenti dari Telkom Speedy.

Sekarang berpaling ke 3G-HSDPA XL, pake Huawei E 220. Beli waktu diskon di ICS, dapet gratis 1GB 3bulan pertama. Setelah dicoba untuk download youtube, throughput-nya bisa 1.8 Mbps booook…!! (Off peak time sih). Kalo jam kantoran maksimal baru dapet 800-an Kbps. Di menteng koq HSDPA-nya XL gak gitu stabil sih..??

Tapi jadi cuplis bgt rasanya setelah denger temen di Jepang internetan pake FTTH, 1.2Mbps, 200rb/bulan.. OMG Dragon.. Disini 200rb dapet akses speedy, tapi kalo mau dapet 384kbps rumah kita harus tetangga-an sama STOnya Telkom… Yah semoga cucu kita bisa menikmati FTTH pada saatnya nanti..

07
Jul
07

Spotless Garut

Road to Garut (1): Stops at the Vintage Braga

My very first thing to do after resigned from IDC is head to Garut. Ada kawinan anaknya salah satu murid abah Didi disana. But moreover, I think it’s been more than 10 years since my last trip to Garut. So it’s still offer me excitement.

the vintage bragaResto-nya Meneer Belanda dahulu kalaSempet mampir di Bandung sebelom ke Garut. Soalnya si Cantik harus makan siaaaaangg… Emak sama Babe ngajak makan di Jalan Braga. Setelah diliat-liat sekarang, Jalan Braga udah agak berubah yah. Jadi lebih enak buat pejalan kaki nyusurin trotoar. But what I love the most is the originality of the building exists accros this road. Suasana emang enak buat jalan kaki sambil liat toko-toko di sepanjang jalan Braga.

Babe ngajak makan di Braga Permai, yang menurut beliau – konon – restoran ini udah exist sejak jaman kakek kita masih pake celana pendek sama kaos oblong. (Kedengerannya gak gitu tua-tua amat ya ga seh). Tapi setelah diliat dalemnya, keliatan deh kalo dulu yang makan di tempat ini Meneer-meneer Belanda sang penjajah. Dari dekorasi restorannya, piringnya, sampe waitress-nya, old-fashioned semuaaa..!! Tapi memang suasana restoran kaya gini pas banget ada di jalan Braga. Fit well sama suasana vintage yang ditawarin di jalan Braga.

Sayang ga sempet lama-lama di sini, padahal mau lihat toko-toko yang ada disitu, padahal belom pernah masuk ke Braga City Walk juga. Yah di saat Bandung sekarang sudah berevolusi menjadi kota metropolis dengan fly over dimana-mana yang mengorbankan pepohonan yang dulu bikin Bandung adem, Jalan Braga masih worth to visit. Disini masih bisa ngerasain Bandung yang dulu (meskipun sekarang definetely disini udah lebih panas), Bandung yang pewe jadi pelarian orang Jakarta, dan tempat vintage kaya gini yang ga ada di Jakarta.

Road To Garut (2) : 20 Derajat di Jam 10 pagi..!!

My oh my… How often we grousing hot weather in Jakarta..? Terlalu sering. Malah ini salah satu penyebab puasa ga afdol taun lalu gara-gara ngeluh dan mencak-mencak koq cuaca di Jakarta kaya matahari-nya ada tiga ajah.

20 derajat celcius ajah gitu di Garut..!!But you know what… Di Garut, yang masih dikelilingin sama hektar-an sawah dan gunung-gunung, ternyata cuacanyaaaaaaaaaaaaa…. Sejuk till death..!! Padahal di tengah kota, yah ada-lah daerah perkantorannya, tapi 20 derajat celcius jam 10 pagi..?? Isn’t that awesome, my metropolitan friend.. Itu udah kaya suhu AC yang kita setel di kamar. Nah ini berasa AC outdoor gratis.

This is something that I (and my parents) wanted from a city for living. And no such places exists in Jakarta. Waktu subuh lebih dingin lagi. Yang begini ini yang bikin nagih buat balik ke daerah-daerah kaya Garut. Lupa sama internet deh. Lupa sama akses 3G juga (coverage 3G cuma mentok sampe Buah Batu di Bandung). It’s a nice escape place for we Jakartans.




a

Archives

Top Clicks

  • None

Which Naruto Character Are You..?

theOtaku.com.
What Naruto Character Are You?
Hosted by theOtaku.com: Anime. Done right.

What One Piece character are you?
created with QuizFarm.com
You scored as Sanji

Sanji is the newest member of the pirate crew of luffy, zolo, nami, and usopp. He is a good chef and is kind to anyone.

Sanji

75%

Luffy

58%

Zolo

42%

Nami

17%

Usopp

8%